Menlu Negara G7 Desak Iran Hentikan Pasokan Senjata ke Houthi

SUMUTNEWS.CO, Medan — Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota Kelompok Tujuh (G7) secara tegas mendesak Iran untuk segera menghentikan pasokan senjata, amunisi, dan dukungan militer kepada kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

Langkah Tehran tersebut dinilai memperparah krisis keamanan di perairan Laut Merah serta memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dalam deklarasi bersama yang dirilis pada Selasa, 22 September 2026, para diplomat tertinggi G7 mengecam keras tindakan pengiriman logistik tempur yang melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2216.

“Pemberian senjata dan material terkait secara berkelanjutan oleh Iran kepada Houthi serta aktor non-negara lainnya di kawasan telah meningkatkan ketegangan secara berbahaya,” bunyi pernyataan resmi para Menteri Luar Negeri G7.

Baca juga:  Tembakan Israel di Khan Younis Tewaskan Pemuda, Wanita dan Anak Terluka

Menurut laporan Reuters, Selasa (22/9/2026), Blok G7, yang terdiri atas Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, serta Uni Eropa, menegaskan kesiapannya untuk menerapkan sanksi tambahan terhadap Iran jika dukungan persenjataan tersebut terus berjalan.

Reuters mencatat bahwa pasokan teknologi drone dan rudal balistik dari Iran menjadi faktor kunci meningkatnya jangkauan serangan Houthi terhadap perkapalan internasional.

Dilansir dari Agence France-Presse (AFP), para menlu G7 menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan navigasi maritim di Selat Bab el-Mandeb dan Laut Merah.

Baca juga:  Arab Saudi dan Anggota GCC Perkuat Koordinasi Pertahanan Hadapi Ancaman di Kawasan Teluk

AFP mengutip laporan bahwa serangkaian serangan Houthi telah mengganggu arus perdagangan dunia dan memaksa perusahaan pelayaran global mengalihkan rute kapal dengan biaya logistik yang melonjak tajam.

Sementara itu, kantor berita Associated Press (AP) melaporkan pada hari yang sama bahwa Amerika Serikat dan sekutunya kini memperketat patroli maritim guna mencegat jalur penyelundupan senjata rahasia dari Teluk Oman menuju Yaman.

AP melaporkan bahwa pejabat diplomatik senior G7 telah mendesak seluruh negara anggota PBB untuk mencegah pengiriman komponen elektronik yang dapat dimanfaatkan bagi program senjata Iran.

Baca juga:  Goyah Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Berjibaku Bendung Demokrat

Selain menuntut penghentian persenjataan Houthi, G7 juga menyerukan agar Iran menghentikan program pengayaan uranium yang dinilai tidak memiliki dasar sipil kredibel, serta menghentikan keterlibatan militer dalam konflik regional lainnya demi mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas. (SN08)

Berita Terkait

Pemimpin Yaman Rashad Al-Alimi Serukan Mobilisasi Umum Lawan Houthi

SUMUTNEWS.CO, Medan - Ketua Dewan Kepemimpinan Presidensi Yaman Rashad...

Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi Bintangi Reacher Musim 4, Ini Sinopsis Lengkapnya!

Medan, SUMUTNEWS.CO — Kabar membanggakan datang dari dunia hiburan...

Dituduh Menghujat Nabi Muhammad, Penyanyi Nigeria Dijatuhi Hukuman Mati

SUMUTNEWS.CO - Kano | Seorang musisi di Nigeria divonis...

Goyah Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Berjibaku Bendung Demokrat

Sumutnews.co, Washington — Partai Republik dan Presiden Amerika Serikat...

Trump Bebaskan Sanksi dan Tarif Rusia Jelang Pemberlakuan Undang-Undang Baru

Sumutnews.co, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendadak...

Berita Terbaru