SUMUTNEWS.CO, Maroko – Gelombang solidaritas untuk Palestina memadati jalan-jalan di puluhan kota di Kerajaan Maroko pada Jumat (25/9/2026). Ribuan warga turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan bagi rakyat Palestina dan Masjidil Al-Aqsa, sekaligus mengecam keras serangan Israel yang terus berlanjut.
Aksi serentak ini digelar atas seruan Komite Maroko untuk Mendukung Isu-Isu Nasional dengan mengusung tema “Jumat untuk Al-Aqsa dan Menolak Normalisasi.”
Terpantau, aksi ini mencakup lebih dari 76 kegiatan yang tersebar di 45 kota, termasuk ibu kota Rabat, Casablanca, Marrakesh, Fez, Tangier, Agadir, dan kota-kota besar lainnya.
Para peserta membawa gambar Kubah Sakhrah serta spanduk bertuliskan “Hentikan genosida dan kelaparan, kebebasan untuk Palestina.”
Mereka meneriakkan slogan dukungan “Salam dari Maroko untuk Palestina yang teguh” dan “Hidup perlawanan.”
Anggota Biro Pusat Komite tersebut, Hasnaa Qatni, menegaskan kehadiran massa di seluruh penjuru negeri mengirim pesan jelas bahwa perjuangan Palestina tetap hidup di hati nurani rakyat Maroko.
Pembelaan terhadap Yerusalem dan Al-Aqsa, serta penolakan terhadap normalisasi, adalah sikap rakyat yang tak akan bergeming.
Aksi besar ini berlangsung di tengah memanasnya perdebatan menyusul rencana pemerintah Maroko meningkatkan hubungan diplomatik dengan Israel ke tingkat duta besar, langkah yang memicu gelombang penolakan luas dari berbagai elemen masyarakat sipil. (SN/MN)