Kurangi Emisi Karbon, PT Pupuk Indonesia Kembangkan Pupuk Ramah Lingkungan

Sumutnews.co- PT Pupuk Indonesia (Persero) bakal mengembangkan industri pupuk ramah lingkungan.

Hal ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas G20 yaitu transisi energi untuk mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi.

Direktur Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, sejauh ini perusahaan telah membuat peta jalan untuk pengembangan kawasan industri ramah lingkungan yang mendukung dekarbonisasi.

“Pupuk Indonesia mendukung pengurangan emisi karbon dalam rangka menciptakan industri yang lebih sustainable atau berkelanjutan dan ramah lingkungan,” kata Bakir Pasaman, Kamis (24/2/2022).

Bakir menjelaskan, Peta jalan dekarbonisasi Pupuk Indonesia bakal dibagi ke dalam beberapa tahap yaitu fase awal atau jangka pendek.

Hal itu bertujuan untuk peningkatan efisiensi pabrik sehingga menjadi lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Sedangkan untuk jangka menengah, Bakir Pasaman bakal membawa Pupuk Indonesia menargetkan melakukan utilisasi CO2 sebagai bahan baku produk.

Baca juga:  Hari ini BPS Umumkan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2026 Tumbuh 5,47 Persen, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Adapun upaya yang dilakukan Bakir Pasaman yaitu dengan membangun Pabrik Soda Ash di Petrokimia Gresik dan Pupuk Kaltim.

Kemudian untuk tahap berikutnya, Bakir menjelaskan bahwa Pupuk Indonesia Grup akan memulai pengembangan blue ammonia dengan menggunakan teknologi Carbon Capture Storage (CCS).

Teknologi punya kemampuan untuk menangkap dan menginjeksikan Kembali CO2 untuk dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai energi bersih.

Sementara jangka panjang, dijelaskan Bakir Pasaman, Pupuk Indonesia akan memproduksi Green Ammonia yang berasal dari sumber energi terbarukan (EBT).

Adapun rinciannya seperti pembangkit tenaga air, solar cell, angin, dan geothermal.

Untuk mewujudkan hal ini, Pupuk Indonesia menjalin kerjasama dengan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) tentang pengembangan industri ramah lingkungan.

Baca juga:  Polri Tetapkan 3 Anggota Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

Ketiga perusahaan pelat merah ini menandatangani MoU tentang Green Industry Cluster yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury.

Bakir Pasaman mengatakan bahwa upaya kerjasama ini merupakan langkah yang tepat menuju industri pupuk yang akan memproduksi green ammonia yang ramah lingkungan.

Menanggapi hal demikian, Wamen BUMN I Pahala Mansury berharap kerjasama yang dilakukan Pupuk Indonesia, PLN, dan Pertamina dapat direalisasikan dengan baik.

“Ini semua saya harapkan betul-betul bisa kita fokuskan, outcome-nya atau ujung-ujungnya bagaimana kita bisa mengembangkan kawasan industri yang betul-betul bisa memanfaatkan energi hijau di kawasan-kawasan tersebut,” kata Pahala.

Dalam MoU Green Industry Cluster, ketiga perusahaan BUMN ini akan memanfaatkan dan mendorong penggunaan EBT pada kawasan industri eksisting.

Yang mana dalam hal ini di beberapa kawasan industri anak usaha Pupuk Indonesia yaitu PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP), PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), PT Petrokimia Gresik (PKG), dan Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Baca juga:  Demo Mahasiswa Trisakti di Istana Negara, Bawa 'Tritura' Tuntut Penegakan Supremasi Sipil

Kerja sama ketiga BUMN ini akan dibagi menjadi tiga tahap. Sebagai tahap awal, beberapa kawasan industri pupuk didorong untuk memanfaatkan listrik yg bersumber dari energi baru dan terbarukan.

Untuk selanjutnya ketiga BUMN ini akan terlibat aktif dalam pengembangan green hidrogen dan green amonia, mulai dari pilot plant hingga pendirian pabrik tersebut.

Berita Terkait

Kapolri dan PP Polri Tegaskan: Kasus Penyadapan Bukan Persaingan, Murni Penegakan Hukum

Tujuh Pesan Moral PP Polri SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Kapolri Jenderal...

PT UNALUM Sabet Penghargaan kategori Gold di Living Legend Companies Award 2024

SUMUTNEWS.CO - PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM mendapatkan...

Gantikan Sugiat Santoso Pimpin KNPI Sumut, Samsir Pohan Dinilai Mampu Memberikan Warna

SUMUTNEWS.CO - Jakarta | Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda...

Karhutla Sumatera: 22 Helikopter Dikerahkan, Asap Mulai Ganggu Penerbangan

SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan menyiagakan...

Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi, Diantaranya Mantan Ketum PB HMI

SUMUTNEWS.CO - Jakarta | Jenazah mantan Ketum PB HMI...

Berita Terbaru