Mentan Amran Sulaiman Copot Manajer Pupuk di Sulteng: Anda Digaji untuk Melayani Rakyat, Bukan untuk Bergaya!

SumutNews.co, Medan— Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot seorang manajer PT Pupuk Indonesia (Persero) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Langkah tegas ini diambil setelah pejabat tersebut dinilai berbelit-belit dan melemparkan tanggung jawab saat menanggapi keluhan petani terkait ketersediaan pupuk bersubsidi.

Peristiwa itu terjadi saat Amran menggelar kunjungan kerja di Banggai pada Kamis, 10 September 2026. Dalam sesi dialog, seorang petani mengeluhkan kendala mendapatkan pupuk bersubsidi karena belum tergabung dalam kelompok tani (poktan).

Baca juga:  Demo Mahasiswa Trisakti di Istana Negara, Bawa 'Tritura' Tuntut Penegakan Supremasi Sipil

Saat diminta penjelasan, manajer pupuk setempat beralasan bahwa alokasi pupuk bersubsidi wajib terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dengan kuota keanggotaan dibatasi 25 orang per kelompok.

Ketika Amran meminta agar pihak penyalur turut membantu petani membentuk kelompok baru, manajer tersebut justru berdalih bahwa hal itu merupakan tugas Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Baca juga:  Hari ini BPS Umumkan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2026 Tumbuh 5,47 Persen, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Jawaban tersebut memicu kemarahan Mentan. Amran menilai pejabat seharusnya pasang badan dan mempermudah urusan rakyat, bukan bersembunyi di balik aturan birokrasi.

“Gini deh, saya ganti Anda, gimana?” ujar Amran dari atas podium. “Anda digaji untuk melayani rakyat, bukan untuk bergaya.” ujar Mentan kepada Manager Pupuk

Amran menegaskan bahwa masalah administratif tidak boleh mengorbankan kebutuhan dasar para petani. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya hingga distributor pupuk untuk bersikap proaktif mendatangi lapangan, bukan sekadar menunggu laporan di balik meja.

Baca juga:  Desas-Desus Penyadapan di Lingkar Istana: Sejumlah Jenderal Polri Diperiksa Propam, Isu Keterlibatan Eks Petinggi Menyeruak

“Datangi petani. Saya saja menteri datang ke petani. Ini rakyat butuh. Jangan dibuat menunggu, datangi,” tegas Amran. ( SN08)

Berita Terkait

‘Buaya Siluman’ Ditangkap di Babel, Sebelum Dikubur Kepala Dipenggal-Dikafani

SUMUTNEWS.CO - Bangka Belitung | Video seekor buaya raksasa...

Rekrutmen KAI Group 2026 Dibuka! Cek Formasi, Syarat, Dokumen, dan Cara Daftarnya

Medan, SUMUTNEWS.CO — PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta...

Gereja Katedral Makasar Diguncang Ledakan Bom

SUMUTNEWS.CO - Makasar | Ledakan Bom terjadi di Gereja...

BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Cair?

Medan, SUMUTNEWS.CO — Pemerintah menyiapkan kembali Bantuan Subsidi Upah...

Tegas! Habib Rizieq Akan Mendukung Pemerintahan Jokowi Asalkan Turuti Syarat Ini

SUMUTNEWS.CO - Jakarta | Setelah kepulangannya Habib Rizieq nyatakan...

Berita Terbaru