Periode Ketiga, Dra. Hj. Maisyaroh Dalimunthe Kembali Mengemban Amanah Pimpin Muslimat NU Tapsel

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tapanuli Selatan masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Majelis Taklim Al-Ghoni Al-Hasani, Desa Janji Manaon, Kecamatan Batang Angkola, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan berlangsung semarak dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, pengurus NU, Muslimat NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan PAC dan ranting Muslimat NU se-Kabupaten Tapanuli Selatan, serta ratusan warga.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu dalam bimbingan dan arahannya yang disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Tapanuli Selatan, Hotma Ridho Ranto Siregar, menyampaikan salam dan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.

Bupati, kata Hotma Ridho, sebenarnya sangat berkeinginan menyaksikan langsung prosesi pelantikan pengurus PC dan PAC Muslimat NU Tapanuli Selatan. Namun, pada waktu bersamaan Bupati sedang melaksanakan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.

“Beliau menitipkan salam, ucapan selamat dan doa kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujarnya.

Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan pentingnya peran Muslimat NU dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan organisasi keagamaan seperti Muslimat NU merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Pemerintah Kabupaten Tapsel siap bergandengan tangan dan bersinergi dengan Muslimat NU dalam menjalankan program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” pesan Bupati.

Bupati Gus Irawan juga mengingatkan bahwa Tapanuli Selatan masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana yang terjadi pada akhir 2025. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, diharapkan ikut mengambil bagian dalam mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gus menyampaikan tiga agenda besar yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni memerangi narkoba, kemiskinan dan praktik rentenir yang membebani masyarakat.

Upaya tersebut, lanjutnya, harus dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel juga terus mendorong berbagai program yang dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat melalui sektor perbankan, termasuk Bank Sumut.

“Pengurus yang baru dilantik jangan hanya tercantum dalam surat keputusan. Pelantikan ini merupakan amanah dan bentuk pengabdian untuk merawat serta memberdayakan masyarakat dari sisi sosial dan keagamaan,” pesannya.

Ia juga mengajak Muslimat NU untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, antara lain dengan mengedepankan sikap tawassuth, tawazun dan tasamuh dalam kehidupan bermasyarakat.

Prinsip al-muhafazhah ‘alal qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil inovasi baru yang lebih baik, juga dinilai relevan untuk diterapkan dalam menghadapi berbagai tantangan masyarakat saat ini.

Dalam kegiatan tersebut, Dra. Hj. Maisyaroh Dalimunthe kembali dipercaya memimpin PC Muslimat NU Kabupaten Tapsell untuk masa bakti 2026–2031. Kepemimpinan tersebut menjadi periode ketiganya dalam mengemban amanah organisasi.

Dalam sambutannya, Maisyaroh menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya oleh keluarga besar Muslimat NU.

Ia mengaku sempat merasa tidak sanggup untuk kembali memimpin organisasi. Namun, setelah melalui proses konferensi dan mendapat kepercayaan dari pengurus serta berbagai pihak, dirinya bersedia menerima amanah tersebut.

“Saya berharap amanah ini dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya dan dapat saya pertanggungjawabkan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Maisyaroh mengajak seluruh pimpinan cabang, PAC dan ranting Muslimat NU se-Tapanuli Selatan untuk saling bahu-membahu memperkuat organisasi.

Menurutnya, program Muslimat NU harus menyentuh berbagai bidang kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan agama dalam keluarga, pendidikan sekolah, dakwah, sosial budaya hingga kesehatan.

“Marilah kita saling bahu-membahu meningkatkan ukhuwah Islamiyah di kalangan umat Islam,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Dra. Hj. Rohani, M.AP., memberikan apresiasi atas soliditas dan perkembangan Muslimat NU di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ia menyampaikan salam dari jajaran pimpinan pusat Muslimat NU sekaligus mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan organisasi Muslimat NU di Tapsel.

Menurutnya, kekuatan Muslimat NU terletak pada kebersamaan seluruh tingkatan organisasi, mulai dari pimpinan wilayah, cabang, PAC hingga ranting.

“Bersatu padu dan berpegang teguh pada jalan Allah akan menjadi kekuatan kita dalam menjalankan perjuangan organisasi,” pesannya.

Anggota DPRD Kabupaten Tapsel, Ihwan Nasution, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Maisyaroh Dalimunthe beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap Muslimat NU semakin berkembang dan senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Ihwan juga meminta Pemerintah Kabupaten Tapsel memberikan perhatian dan dukungan terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk NU, Muslimat NU, Fatayat NU dan organisasi lainnya.

Menurutnya, organisasi-organisasi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dalam kegiatan tersebut juga diisi tausiyah oleh Al-Ustadz H. Hasan Tanjung, LC.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun keluarga, bermasyarakat dan menjalankan amanah organisasi.

Peringatan Maulid sekaligus pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat pengabdian Muslimat NU kepada masyarakat.

Ketua panitia, Dra. Hj. Hasneilam Saribulan Harahap, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan memperteguh komitmen pengurus dan warga Muslimat NU dalam menjalankan program organisasi serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Pengukuhan PC dan PAC Muslimat NU Tapsel masa bakti 2026–2031 tersebut mencakup jajaran PAC di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa Muslimat NU Tapanuli Selatan semakin maju, solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Muara Tais membawa harapan, singgah sejenak di tepian Angkola. Bunda Maisyaroh mengemban amanah perjuangan, semoga Allah memberkati setiap langkah dan perjuangan,” pungkasnya.

Populer Minggu ini

Sanggar Salam Budaya: Dari Sebilah Golok, Merawat Ingatan dan Jati Diri Nusantara

Penulis: Ade Azmil Azhari Nasution Sekretaris Sanggar Salam Budaya Warisan budaya...

Membaca Jiwa Tor Pangolat

Oleh : Moechtar Nasution Ada satu titik di punggungan Bukit...

Memaknai Amanah Kepemimpinan: Antara Keikhlasan Niat, Akuntabilitas Publik, dan Kehendak Allah

Penulis: Rasyid Assaf Dongoran Aksi pejabat publik yang turun ke...

Meminta Perpres Berbasis Data Panen: Hentikan Subjektivitas Prioritas Jalan Desa yang Selama ini Perlambat Pertanian & Perikanan

Penulis : Rasyid Assaf Dongoran Pemerhati Pertanian Berkelanjutan & Konservasi...

Mentan Amran Sulaiman Copot Manajer Pupuk di Sulteng: Anda Digaji untuk Melayani Rakyat, Bukan untuk Bergaya!

SumutNews.co, Medan— Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot seorang...

Berita Terkait