Infrastruktur Hingga Pelayanan Publik Jadi Sorotan Warga Paluta, Pemkab Diminta Lebih Tanggap

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas Utara — Sejumlah persoalan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali mengemuka. Warga menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur, akses jalan antardesa, kualitas pelayanan publik, hingga fasilitas kesehatan yang dinilai belum merata, dan meminta pemerintah daerah segera menanggapinya secara nyata.

Salah satu sorotan utama tertuju pada kondisi jalan penghubung antardesa maupun jalan produksi yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

Bacaan Lainnya

Infrastruktur tersebut sangat vital bagi petani dan pelaku usaha untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar, namun kondisinya dinilai belum mendapat perhatian memadai.

Warga pun berharap pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan pemerintahan, melainkan menyentuh wilayah pedesaan yang menjadi tempat tinggal mayoritas masyarakat.

“Kita berharap pemda tidak tebang pilih soal pembangunan. Jalan penghubung antardesa seperti di Sipiongot dan desa terpencil lainnya, kami minta diperhatikan juga,” ungkap salah seorang aktivis, Kamis (10/9/2026).

Selain jalan, kualitas pelayanan publik juga diminta agar ditingkatkan. Masyarakat menuntut pelayanan yang mudah, cepat, transparan, serta dapat diakses oleh semua lapisan.

Di bidang kesehatan, perhatian tertuju pada penguatan fasilitas dan jangkauan pelayanan, khususnya bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan, dengan RSUD Gunung Tua sebagai salah satu tumpuan utama yang perlu dijaga kualitasnya.

Aspirasi warga ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paluta dalam menetapkan prioritas pembangunan dan pelayanan di tahun berjalan.

Masyarakat meminta pemerintah tidak menunggu persoalan membesar sebelum bertindak, dan menyarankan agar aspirasi dapat ditampung secara berkala melalui pemerintah desa, kecamatan, maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sehingga setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

Warga berharap pembangunan Paluta ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, mulai dari perbaikan jalan, pemeliharaan fasilitas umum, peningkatan pelayanan kesehatan, hingga kemudahan urusan administrasi pemerintahan yang lebih responsif. (SN12)

Pos terkait