Dampak Kemarau dan Kabut Asap, 283 Ribu Warga Sumut Terserang ISPA

foto: istimewa (ilustrasi)

Sumutnews.co, Medan – Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 283.200 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terjadi di Sumatera Utara sepanjang Januari hingga awal Agustus 2026. Lonjakan kasus ini dipicu oleh puncak musim kemarau panjang serta maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghasilkan kabut asap dan memperburuk kualitas udara.

Penurunan kualitas udara tersebut paling berdampak pada kelompok rentan, yakni anak-anak dan lanjut usia (lansia). Mereka dinilai paling berisiko mengalami gangguan pernapasan, iritasi saluran napas, hingga kekambuhan asma.

Guna menekan risiko gangguan kesehatan, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan saat kualitas udara memburuk. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan disarankan selalu memakai masker penutup hidung dan mulut.

Selain itu, warga diminta menjaga kelembapan saluran pernapasan dengan memperbanyak konsumsi air putih. Jika muncul gejala seperti batuk, sakit tenggorokan, atau sesak napas, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. (SN05)

Pos terkait