Serangan Udara Pakistan Hantam Afghanistan, Tiga Orang Tewas

SUMUTNEWS.CO, Medan – Sedikitnya tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara militer Pakistan yang menghantam wilayah timur laut Afghanistan pada Senin dini hari (21/9/2026), sekitar pukul 03.00 waktu setempat (05.30 WIB).

​Berdasarkan laporan media lokal Afghanistan, Tolo News, yang dikutip Reuters, serangan udara tersebut menyasar area permukiman di Provinsi Kunar dan Provinsi Paktika.

Kepala Departemen Informasi dan Kebudayaan Kunar, Najibullah Hanif, mengonfirmasi bahwa amunisi serangan menghancurkan sebuah rumah warga di Distrik Nurgal.

Baca juga:  Parlemen Bangsamoro Pilih Abdulraof Macacua sebagai Ketua Menteri Definitif Pertama, Presiden Marcos Janjikan Dukungan Penuh

​Serangan ini terjadi hanya dua hari setelah insiden mematikan yang menimpa fasilitas kepolisian di wilayah barat laut Pakistan. Dalam serangan sebelumnya, belasan personel keamanan Pakistan tewas akibat aksi kelompok militan.

​Pemerintah Pakistan menuding otoritas Taliban di Kabul membiarkan kelompok militan beroperasi bebas dari wilayah Afghanistan untuk meluncurkan serangan lintas batas.

Islamabad mendesak Kabul untuk mengambil tindakan tegas terhadap kantong-kantong militan di sepanjang perbatasan.

Baca juga:  Perdana Menteri Anwar Ibrahim Sebutkan Ancaman Aktivitas Intelijen Israel di Thailand: Ancaman Regional

​Namun, pihak Taliban secara tegas membantah tuduhan tersebut. Juru bicara pemerintah Afghanistan menyatakan tuduhan Islamabad tidak berdasar dan menegaskan masalah stabilitas keamanan di Pakistan merupakan urusan internal negara itu sendiri.

Pemerintah Taliban juga memperingatkan bahwa Afghanistan memiliki hak penuh untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya dan siap memberikan respons tegas atas segala bentuk agresi militer asing.

Baca juga:  Putra Mahkota Yordania dan Arab Saudi Bertemu di Riyadh, Bahas Serangan Houthi

​Aksi saling serang ini memicu kekhawatiran internasional akan meningkatnya eskalasi konflik terbuka di kawasan Asia Selatan, mengingat hubungan kedua negara bertetangga tersebut terus memanas sejak bentrokan hebat pada Februari lalu. (SN08)

Berita Terkait

Resmi Hari ini Paris Larang Demonstrasi Usai Kerusuhan Meluas dan Macron Sentil Donald Trump

SumutNews.co, Paris – Kepolisian Prancis resmi melarang unjuk rasa...

Menhan Arab Saudi Bertemu Presiden Iran di Teheran, Bahas Upaya Redam Ketegangan Regional

SumutNews.co, Teheran - Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid...

Dituduh Menghujat Nabi Muhammad, Penyanyi Nigeria Dijatuhi Hukuman Mati

SUMUTNEWS.CO - Kano | Seorang musisi di Nigeria divonis...

Barat Laut Gaza Diserang Artileri, Seorang Wanita Tewas, Sementara di Tepi Barat Petani Zaitun Diserang Pemukim

SUMUTNEWS.CO, Gaza - Serangan artileri Israel menghantam kawasan sekitar Stasiun...

Ukraina Hujani Moskow dengan 1.600 Drone, Kilang Minyak Terbakar saat Pemilu Rusia

SUMUTNEWS.CO, Medan — Ukraina melancarkan gelombang serangan drone terbesar...

Berita Terbaru