262 Jurnalis Palestina Syahid Sejak Oktober 2023, Kerugian Sektor Media Gaza Capai Rp 12,7 Triliun

SUMUTNEWS.CO, Gaza — Kantor Media Pemerintah Gaza merilis data memilukan bertepatan dengan Hari Solidaritas Internasional untuk Jurnalis Palestina.

Sebanyak 262 jurnalis dan pekerja media Palestina telah syahid sejak 7 Oktober 2023. Tak hanya itu, sedikitnya 433 orang lainnya terluka, 50 ditangkap, dan puluhan dinyatakan hilang.

Dari jumlah korban jiwa tersebut, 26 di antaranya adalah perempuan, sementara 28 aktivis media berpengaruh juga turut gugur.

Sebanyak 23 jurnalis masih tetap ditahan dalam kondisi berat, dan tiga orang lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Baca juga:  Gelombang Anti-Syariah Politikus Republik Menjelang Pemilu dan Perlawanan Muslim Amerika

Kantor Media Pemerintah Gaza menilai apa yang dialami para jurnalis merupakan salah satu kampanye penargetan, pembunuhan, dan penghancuran sistematis terburuk dalam sejarah modern.

“Serangan terhadap jurnalis bertujuan menghilangkan suara dan mengaburkan fakta mengenai berbagai tindakan yang dilakukan terhadap warga sipil selama perang,” demikian pernyataan resmi tersebut melansir Aljazirah, Senin (28/9/2026).

Dampak berlanjut pada lingkungan terdekat para pekerja pers. Militer Israel dilaporkan telah memusnahkan 32 keluarga dari para jurnalis yang syahid.

Baca juga:  Diserang, Arab Saudi Bersama Pakistan dan Turki Matangkan Pakta Pertahanan Bersama

Kerugian materiil sektor media pun melonjak di atas 800 juta dolar AS, mencakup penghancuran kantor lembaga media hingga peralatan penyiaran.

Penting dicatat, ancaman terhadap pekerja media belum berakhir meski gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober 2025.

Serangan yang terus terjadi pasca kesepakatan tersebut telah menewaskan 1.408 warga Palestina dan melukai 4.916 orang, termasuk di antaranya jurnalis yang tetap menjalankan tugasnya di lapangan.

Baca juga:  Presiden Putin dan Putra Mahkota MBS Gelar Telepon Beberapa Jam Lalu, Bahas Solusi Timur Tengah

Secara keseluruhan, perang telah menelan hampir 74 ribu korban jiwa dan melukai lebih dari 174 ribu warga, dengan kerusakan pada 90 persen infrastruktur sipil Gaza. (SN/Aljazirah)

Berita Terbaru

11 Mahasiswa KPI STAIN Madina Kunjungi Dinas Pariwisata, Siap Kembangkan Konten Promosi Wisata

SUMUTNEWS.CO, PANYABUNGAN — Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Komunikasi...

Protes Tudingan 6 Negara Pasifik di PBB, Indonesia Tekankan Rekam Jejak HAM dan Tolak Separatisme

SumutNews.co, New York — Pemerintah Indonesia memprotes keras sikap...

Dua Rumah Ludes Terbakar, Bupati Gus Irawan Sampaikan Kepedulian & Bantuan di Desa Situmba

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H....

HUT Propam ke-24: Polres Tapsel Hadir Bawa Bantuan ke Warga Desa Situmba

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan - Pagi hari, kehadiran sejumlah Personel...

Hamas Tawarkan Mediasi untuk Akhiri Konflik Yaman

SUMUTNEWS.CO, Medan - Kepala Biro Politik Hamas, Khalil al-Hayya, menyatakan...

Berita Terkait