Sumutnews.co —Jakarta, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyesalkan pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menyebut PBNU saat ini terpuruk karena dipimpin oleh alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Menurut Gus Ipul, narasi yang disampaikan Muhaimin sangat tidak pantas dan mereduksi marwah organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia tersebut.
“Cak Imin kenapa urusan NU direduksi jadi urusan PMII dan HMI? Ini sungguh-sungguh pernyataan yang memprihatinkan menurut saya.
Pernyataan yang tidak seharusnya diberikan seorang tokoh seperti Cak Imin,” kata Gus Ipul saat ditemui wartawan di Jakarta.
Gus Ipul menilai, penyebutan latar belakang organisasi kemahasiswaan seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan HMI dalam dinamika PBNU, meski disampaikan dengan nada bercanda, tetap tidak selayaknya dilontarkan ke publik. Pasalnya, isu tersebut kini menjadi perhatian luas masyarakat
Sebut Evaluasi PBNU Harus Berbasis Data
Gus Ipul juga menyoroti sikap Muhaimin yang dinilainya berulang kali menyebut kepemimpinan PBNU periode saat ini gagal. Ia menegaskan bahwa penilaian keberhasilan atau kegagalan sebuah kepengurusan organisasi tidak bisa didasarkan pada klaim sepihak. “Kenapa juga harus menyatakan berulang-ulang kepemimpinan PBNU gagal? Padahal kita tahu Muktamar kemarin menerima semua laporan pertanggungjawaban dengan baik. Muktamar berjalan demokratis, semua berkontribusi, termasuk Cak Imin,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian proses organisasi di PBNU, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan keputusannya, diambil melalui mekanisme rapat resmi, bukan atas dasar pertimbangan pribadi.
“Boleh saja menyatakan kurang berhasil dan seterusnya, tetapi hendaknya didasarkan pada fakta dan data yang ada,” tutur Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut
Duga Ada Kepentingan Sesaat
Lebih jauh, Gus Ipul menyindir balik langkah politik Muhaimin yang terkesan terus menyerang PBNU. Ia menduga manuver dan kritik pedas yang dilontarkan Muhaimin tidak lepas dari dorongan agenda politik jangka pendek.
“Saya menyayangkan sekali. Bisa jadi ini hanya kepentingan sesaat Cak Imin saja,” kata Gus Ipul.
Sebelumnya, dalam sebuah forum, Muhaimin Iskandar menyentil kondisi internal PBNU saat ini. Dalam kelakarnya, Muhaimin mengklaim NU tengah berada dalam kondisi terpuruk lantaran tampuk kepemimpinannya diisi oleh kader berlatar belakang alumni HMI.
“Harus kita akui jujur terpuruk. Yang jelas terpuruk karena dipimpin oleh alumni HMI, kira-kira begitulah.?” ujar Muhaimin. (SN08)





